Menikmati lezatnya kuah kaldu ayam yang kental dengan topping chicken karaage yang renyah dalam semangkuk Ramen halal di Ebisu, Tokyo

Musim hujan begini, dingin-dingin memang paling nikmat makan semangkuk mie hangat ditemani rintik hujan, ya? Langsung pada galau deh, hehehe.

Eits, jangan galau dulu dong. Buat teman-teman すかsuki yang tinggal di Tokyo dan sekitarnya, ada tempat yang pas nih buat kamu: Halal Ramen “Honolu” di Ebisu!

 

Gambar 1 : Bagian depan restoran Ramen Honolu Ebisu.

 
Ramen Honolu ini berlokasi di Ebisu Station, hanya 5 menit jalan kaki dari stasiun, dekat dengan Ebisu Garden Place. Kamu bisa menikmati segala macam menu ramen dan side dish yang disediakan di restoran Ramen ini, mulai dari chicken karaage hingga gyoza. Dan yang pasti semuanya insya Allah dijamin halal loh! Semua bahan yang digunakan untuk membuat menu makanan di Ramen Honolu sudah tersertifikasi halal, jadi buat para muslim yang datang gak perlu khawatir ya :)

Di restoran ini, kuah ramennya menggunakan base kaldu dari ayam sehingga rasanya kental dan gurih. Selain itu ada juga miso ramen yang terbuat dari kuah miso. Tersedia juga berbagai macam topping yang bisa kamu pilih sesukamu. Ada ajitsuke tamago alias telur setengah matang yang diredam dalam air shoyu selama beberapa jam sehingga rasa shoyu-nya menyerap sampai ke dalam, atau chicken karaage yang kulitnya renyah dan dagingnya lembut. Pas banget deh buat kamu yang lagi ngidam makan ramen bareng teman-teman atau keluarga.

 

Gambar 2 : menu yang tersedia di restoran Ramen Honolu Ebisu.

 
Selain karena letaknya yang strategis, tidak hanya turis, orang lokal juga banyak yang datang untuk menikmati semangkuk ramennya. Ramen Honolu juga menyediakan tempat sholat loh, jadi teman-teman すかsuki tidak perlu repot cari tempat ibadah lagi. Alhamdulillah :)

 

Gambar 3 : tempat sholat yang tersedia di lantai 2.

 

Gambar 4 : Fasilitas yang disediakan di restoran Ramen Honolu Ebisu.

 
Tim Halal Gourmet すかsuki mencoba beberapa menu ramennya, ada miso ramen dengan kuah yang gurih dan mie yang kenyal, serta spicy chicken ramen yang cocok buat kamu yang suka pedas. Kalau kurang pedas, bisa kamu tambahkan bubuk cabai lagi loh! Biar rasanya makin mantap, hehehe. Semangkuk ramen dihargai mulai 800 hingga 1200 yen dan toppingnya mulai dari 100-300yen tergantung variasi.

Ayo ajak teman-teman atau keluarga kamu untuk menikmati ramen halal di Ramen Honolu Ebisu. Suasana restorannya yang nyaman ini terdiri dari dua lantai, meja counter untuk 3-4 orang di lantai 1 dan lantai 2 untuk lesehan dengan lantai tatami yang bisa menampung 8-10 orang. Tempat sholat terletak di lantai 2 dan toilet untuk tempat wudhu berada di lantai 1.

 

Gambar 5 : suasana lantai 2 dengan lantai tatami di restoran Ramen Honolu Ebisu

 
Ramen Honolu Ebisu buka dari 11:30-14:30 untuk lunch dan 17:00-22:00 untuk dinner. Jadwal tutup restoran ini tidak beraturan, jadi untuk lebih pastinya kamu bisa cek website atau dari facebook fanpage-nya di 麺屋 帆のる 恵比寿店 halal ramen & dining honolu.

Lokasi restoran ada di East Exit Ebisu Station, jalan ke arah Ebisu Garden Place, keluar dari Ebisu Skywalk belok ke kanan.
Alamat: ABC Americabashi Bldg. 1F, 1-23-1 Ebisuminami, Shibuya-ku, Tokyo 105-0022.

 

 
Enjoy your Ramen :)

麺屋ほのる
http://halalramen-honolu.net/index.html#top

REVIEW JALAN-JALAN PRAKTIS KE OSAKA

Transportasi dari Tokyo ke Osaka

1. Shinkansen (Kereta tercepat di Jepang) Tokyo Station-ShinOsaka Station : 14.450 yen Sekali jalan. Perjalanan Tokyo-Osaka hanya 2,5 jam sampai.
2. Pesawat LCC Narita-Kansai International Airport (KIX) 5.000 yen (harga bisa berubah sesuai musim dan hari). Perjalanan Tokyo Osaka 1,5 jam.

 

Gambar 1 : Kansai Airport

 

Hotel strategis di Osaka

Jika berencana mengunjungi Universal Studio Japan Osaka (USJ), maka ada baiknya menginap di hotel di area USJ, mempermudah akses. Dari Kansai airport menuju area USJ ini kita bisa naik kereta JR menuju Nishikujo, sampai Nishikujo ganti kereta jurusan Universal City (sekitar satu jam tiket kereta 1.190 yen). Harga hotel di dekat USJ standart, 10.000-15.000 yen/kamar untuk 2 orang untuk hari biasa, dan di musim liburan atau weekend bisa naik hingga dua kali lipat.

 

Gambar 2 : Salah satu kamar hotel di USJ

 

Universal Studio Japan (USJ)

Tempat hiburan ini selalu ramai dikunjungi orang tidak peduli hari libur ataupun hari biasa. Oleh karena itu lebih baik berangkat pagi-pagi jika ingin menaiki wahana tanpa mengantri berjam-jam karena pengunjung akan terus bertambah ramai hingga malam. Beberapa wahana menarik yang sangat terkenal disini adalah Harry Potter, Minion, Transformer 3D, Spiderman dan lain-lain.

Pada malam hari aka n ada pertunjukan drama musikal dan kembang api yang diadakan 2 kali yaitu pukul 17:45 dan 20:45. Pertunjukan ini selalu ramai dikunjungi orang sehingga banyak orang rela menunggu di depan panggung dari 3 jam sebelum pertunjukan dimulai agar bisa menonton dari dekat.
Tidak seperti Disneyland dan Disney Sea yang memperbolehkan pengunjung keluar masuk USJ, Tiket masuk di USJ hanya berlaku satu kali masuk. Sehingga jika kalian lapar mau tidak mau harus makan di restoran-restoran yang ada di dalam USJ atau bisa membawa makanan dan minuman dari luar.

Harga Tiket USJ sangat bervariasi.
One Day Tiket
Dewasa (12 tahun ke atas) 7.600 yen
Anak-anak (4-11 tahun) 5.100 yen
Senior (65 tahun keatas) 6.830 yen

Two days tiket
Dewasa (12 tahun ke atas) 12.800 yen
Anak-anak (4-11 tahun) 8.620 yen

 

Benteng Osaka

Setelah puas jalan-jalan di USJ, kita bisa mengunjungi benteng Osaka sebagai tujuan berikutnya. Dari Universal City station, hanya perlu naik kereta menuju ke Osakajokoen. Untuk masuk area benteng Osaka tidak dipungut biaya jika hanya berfoto dan melihat benteng dari luar. Tapi jika ingin masuk ke dalam benteng, kita harus membeli tiket masuk yang ada di sebelah pintu masuk benteng seharga 600 yen/orang.

 

Gambar 3 : Mesin penjual tiket otomatis Benteng Osaka

 

Gambar 4 : Keindahan pemandangan dari Benteng Osaka

 
Namba adalah tempat terkenal di Osaka dengan lambang Glico-nya. Dari Osakajokoen city, kita naik kereta menuju Tsuruhashi dan berganti kereta di Tsuruhasi menuju Namba. Namba adalah tempat yang sangat ramai. Disana banyak pengunjung lokal maupun asing. Banyak restoran-restoran dan tooko perbelanjaan. Setelah berfoto di depan lambang glico, jangan lupa mencoba makan takoyaki dan kushikatsu yang merupakan makanan khas Osaka ini ya. Ada banyak kios yang menjual takoyaki, tapi hanya beberapa kios terkenal saja yang harus mengantri.

 

Gambar 5 : Makanan khas Osaka, Takoyaki

 

Tsutenkaku (Osaka Tower)

Setelah puas berjalan-jalan dan makan di Namba, lanjutkan perjalanan kalian ke Tsuutenkaku yang merupakan salah satu tower terkenal di Jepang selain Tokyo Tower, Tokyo Skytree, Sapporo TV Tower dan Nagoya tower. Akses dari namba sampai ke Tsuutenkaku bisa ditempuh dengan dua alternative,
Kereta dari namba station menuju imamiya ebisu (2menit) , atau berjalan kaki sambil menikmati pemandangan kota Osaka (20 menit, sekitar 3 kilometer)

Untuk naik tower ini, tiket orang dewasa harganya 700 yen/orang. Maka kita sudah bisa menikmati pemandangan Osaka dari tower. Jika kita ingin naik lagi ke a tap (tempat yang paling tinggi di tower) maka kita membayar tiket tambahan seharga 500 yen.

Semoga tips ini bermanfaat buat kalian yang berencana ke Osaka ya..!
Oiya kebiasaan orang Osaka berbeda dengan orang Tokyo, dimana jika di Tokyo ketika menaiki eskalator, kita harus berdiri rapi di bagian kiri eskalator untuk memberi jalan bagi orang yang terburu-buru agar bisa berjalan cepat di sebelah kanan. Sedangkan di Osaka terbalik ya, orang-orang berdiri rapi di bagian kanan eskalator dan menyisakan jalan di bagian kiri untuk orang yang terburu-buru.

天丼専門 銀座いつき(Tendon Senmon Ginza Itsuki)【Klub Gourmet Halal すかSUKI 3】

Dengan meningkatnya wisatawan muslim yang berkunjung ke Jepang, bisnis restoran halal pun mulai banyak tersebar di seluruh Jepang. Di Tokyo sendiri sudah banyak restoran yang mulai menyediakan menu halal. Salah satunya adalah restoran tendon Itsuki di Ginza ini.

 

 
Restoran Itsuki menyediakan tendon alias tempura rice bowl. Restoran ini terletak dekat Yurakucho station.

Di restoran Itsuki, para muslim yang datang bisa menikmati tendon set halal yang terdiri dari tendon, miso soup dan chawan mushi (egg custard dish). Restoran ini sudah tersertifikasi halal loh, jadi bisa dengan tenang menikmati tendon di Restoran Itsuki ini.

Tendon Itsuki terdiri dari beberapa topping, di antaranya udang, ayam, kacang panjang, jamur dan telur setengah matang yang semua di goreng tempura. Setelah topping ditaruh di atas nasi, tempura di siram dengan saus tempura yang manis asin. Dengan topping sebanyak itu, tendon Itsuki bisa kalian nikmati dengan hanya 1000 yen loh!

Restoran Itsuki juga menyediakan halal Umeshu soda alias soda yang terbuat dari ume. Rasanya yang asam segar sangat cocok dinikmati bersama tendon.

 

 
Jadi saat kamu mengunjungi Tokyo, jangan lupa mencoba tendon halal di Itsuki ya! :)

 
天丼専門 銀座いつき
Alamat : Ginza-INZ 2F, 3-1, Ginza-nishi, Chuo-ku, Tokyo 104-0061
Nomor Telepon : 03-6263-2988
URL : http://www.grandcuisine.jp/itsuki/index.html

馬子禄 牛肉麺(Mazilu Halal Beef Noodle)【Klub Gourmet Halal すかSUKI 2】

Apakah kamu rela mengantri demi bisa menikmati semangkuk ramen? Jika iya, maka kamu wajib mengunjungi restoran ramen Halal di Jimbocho, Tokyo ini!

 

Gambar1 : bagian depan restoran Mazulu

 
Restoran ramen asal China ini baru saja dibuka bulan Agustus akhir lalu, namun setiap hari banyak pengunjung yang ingin menikmati ramen dengan kuah daging sapi ini.

Dari segala jenis macam ramen halal di Tokyo, ramen Mazilu adalah ramen dengan kuah daging sapi halal, jadi tidak perlu khawatir jika ingin makan disini, karena ramen Mazilu sudah tersertifikasi halal dari NIPPON ASIA HALAL ASSOCIATION.

 

Gambar2 : menu dengan label halal

 
Restoran ramen Mazilu Halal Beef Noodle ini terletak di dekat stasiun Jimbocho, daerah yang terkenal dengan toko-toko buku bekasnya.

Kami, tim Halal Gourmet すかSUKI, sengaja datang 30 menit sebelum restoran dibuka. 5 menit menjelang dibuka, sudah banyak yang mengantri di depan restoran! Wah, jadi tambah penasaran seperti apa kelezatan ramen disini sampai orang-orang rela mengantri.

 

Gambar3 : orang mengantri

 
Pukul 11.00 restoran dibuka, para pelanggan restoran dipersilahkan masuk. Kami membeli tiket di mesin sebelum duduk di meja yang sudah disediakan. Untuk jenis mie, kita bisa memilih dari 3 jenis ketebalan mie, standard/hosomen dengan jenis mie yang tipis, kishimen alias mie pipih, sankaku men atau mie segitiga yang seperti diililit. Kami mencoba sankaku men dan hosomen.

Akhirnya pesanan ramen kami datang. Berbeda dengan ramen dengan kuah ayam yang lebih kental, ramen dengan kuah daging sapi ini lebih bening, dengan aroma daging yang khas dan berbagai macam bumbu yang pas. Ramen ini diberi topping irisan daging sapi, ra-yu (minyak khusus ramen) dan coriander. Baru tahu kenapa orang-orang sampai rela mengantri, karena rasanya memang benar-benar enak!

Sambil menikmati ramen, kami memperhatikan bagian dalam restoran. Baru saja dibuka 15 menit yang lalu, namun restoran langsung dipenuhi para pelanggan yang datang untuk menikmati ramen Mazulu ini. Tidak hanya muslim yang datang, restoran juga dipenuhi oleh orang lokal dan turis

Semangkuk ramen lengkap dengan toppingnya dihargai 880yen. Kalau ingin menambah coriander (daun ketumbar) kamu akan dikenai tambahan 120yen. Bagi pecinta daging sapi, kamu bisa menambah irisan daging sapinya hanya dengan tambahan 200yen. Semua dapat dipilih saat kamu memesan menu di mesin tiket.

 

Gambar4 : mesin tiket

 

Gambar5 : suasana restoran yang penuh

 
Semangkuk ramen pun habis dan kami keluar restoran dengan perasaan kenyang dan puas!
Tips untuk kamu yang ingin mencoba ramen Mazulu, sebisa mungkin datang lebih pagi, karena restoran akan tutup bila persediaan sup sudah habis. Restoran Mazilu Halal Beef Noodle buka dari pukul 11 sampai 9 malam dan tutup setiap hari Rabu.

Jadi, apakah kamu juga ingin mencoba ramen Mazilu? :)

 
馬子禄 牛肉麺(Mazilu Halal Beef Noodle)
Alamat : 1-3-18,Kandajimbocho,Chiyoda-ku,Tokyo 101-0051 Japan
Nomor Telepon : 03-6811-7992
URL : http://lanzhou-lamian.com/english

Jalan-jalan ke Hokkaido

Kali ini kita akan membahas tentang perjalanan wisata ke Hokkaido.
Hokkaido adalah tempat yang paling dingin di Jepang. Bagi yang suka dengan musim dingin, bisa menikmati keindahan salju dan festival-festival musim dingin di Hokkaido ketika musim dingin. Bagi yang tidak tahan dengan dinginnya musim dingin, waktu yang paling tepat untuk berlibur ke Hokkaido adalah musim panas. Karena musim panas di Hokkaido sangat singkat dan tidak terasa panas seperti di Tokyo. Pada kesempatan kali ini kami mengunjungi Hokkaido pada bulan juli, ketika memasuki musim panas.

Dari Tokyo ke Hokkaido bisa ditempuh melalui dua jalur, yaitu jalur darat (kereta shinkansen) dan jaur udara (pesawat terbang). Namun kami memilih jalur jalur udara dikarenakan harga tiket kereta dan pesawat terpaut lumayan jauh yaitu :
Shinkansen : 15.000-25.000 yen (PP)
Pesawat terbang : 9.000-10.000 yen (PP)

Pesawat ini terbang dari Bandara Narita (Tokyo) – Bandara Chitose (Sapporo) sekitar 2 jam.
Sampai bandara Chitose, kami melanjutkan perjalanan menuju pusat kota Sapporo dengan menggunakan kereta JR (sekitar 30 menit).
Setibanya di Sapporo, kami berjalan-jalan di sekitar Stasiun. Banyak beberapa tempat menarik yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari stasiun Sapporo.

 

Inilah Suasana kota di Sapporo. Terlihat bangunan mirip Tokyo Tower, tapi itu adalah `Sapporo TV Tower`. Sama seperti Tokyo Tower, kita bisa masuk dan naik ke Sapporo TV Tower.
Jam buka : 9:00-22:00
Harga Tiket masuk : 720 yen (dewasa)

 

Dari dalam Tower kita bisa melihat pemandangan kota Sapporo.

 
Selanjutnya kami berjalan menuju `Sapporo Clock Tower` yang tidak jauh dari lokasi.

Ini adalah salah satu tempat terkenal dan bersejarah yang dibangun cukup lama beberapa ratus tahun lalu dan sampai sekarang bentuknya masih utuh dan dijadikan museum.
Sapporo Clock Tower buka dari jam 8:45 sampai 17:10 sore

 
Beberapa tempat terkenal lain yang kami kunjungi selama di Hokkaido :

Ini adalah sebuah Daerah bernama Toyako Disana banyak penginapan disertai dengan onsen (pemandian air panas). Pengunjung dari luar negeri seperti Cina dan Korea banyak mendatangi tempat wisata ini.

 
Sebelum pulang ke Tokyo, kami sempat mampir ke sebuah pabrik pembuatan Whiskey terbesar di Hokkaido yaitu `Nikka Whiskey Factory`

Tiket masuk : Gratis
Disana kita bisa melihat bermacam-macam jenis whiskey dan sejarah serta cara pembuatannya. Di bagian sampling kita juga bisa mendapat sampling gratis 3 jenis whiskey yang diproduksi oleh Nikka. Bagi yang tidak bisa minum alkohol, ada juga air putih, jus apel dan ice tea yang bisa kita nikmati sepuasnya selama di sana.
Destinasi terakhir sebelum menuju bandara Chitose, kami melewati Otaru yang merupakan tempat terkenal di Hokkaido. Kami menyempatkan mampir ke Otaru sebentar untuk berjalan-jalan dan berfoto. Tak lupa kami mencicipi beberapa makanan khas Hokkaido seperti Soft Ice Cream, Uni dan Jingiskan (daging domba).

 
Greentea latte

 
Soft Ice cream aneka rasa 6 – 8 lapis

Jingiskan adalah makanan khas Hokkaido. Daging domba yang dimasak dengan cara dibakar seperti yakiniku.

Setelah menikmati semua kuliner khas Hokkaido di Otaru, kami melanjutkan perjalanan sampai bandara Chitose. Sambil menunggu boarding, kami menyempatkan jalan-jalan dan melihat-lihat deretan pertokoan oleh-oleh dan makanan yang ada di dalam bandara. Kami melihat antrian pengunjung yang sangat panjang di salah satu kedai ramen, sementara kedai yang lain tidak mengantri. Karena penasaran, kami mencoba mengantri dan membeli ramen disana, ternyata sangat enak. Ternyata Ramen ini terbuat dari kaldu udang dan sangat terkenal di Hokkaido. Nama kedainya adalah 一幻 (Ichigen). Rasa udangnya sangat terasa, harganya juga tidak termasuk mahal. Apabila kalian ke Hokkaido, jangan lupa mencoba ramen yang satu ini ya! ^^