Cara Membayar Kekurangan Biaya Tiket

Ketika teman-teman sudah membeli tiket kereta untuk pergi ke suatu tempat, tetapi ternyata teman-teman ingin pergi lebih jauh dari stasiun tujuan awal. Atau, ada juga saat di mana teman-teman ingin segera naik ke kereta sehingga langsung membeli tiket yang paling murah.

Seperti yang dijelaskan di atas, ada beberapa alasan dan contoh kasus yang membuat tiket kereta yang teman-teman beli kekurangan biaya. Bila teman-teman menggunakan tiket dengan biaya yang kurang dan mencoba keluar di pintu pemeriksaan tiket, pintu akan mendeteksi eror dan tertutup secara otomatis sehingga teman-teman tidak bisa keluar.
Artikel すかSUKI kali ini akan menjelaskan cara mengantisipasi hal-hal di atas.

 

【Membayar Kekurangan Tiket di Mesin Penghitung】

Pada saat seperti ini, teman-teman bisa menggunakan mesin penghitung untuk membayar biaya yang kurang dan mengganti tiket teman-teman dengan tiket baru agar bisa keluar melalui pintu pemeriksaan tiket.

 
① Cari mesin penghitung
Biasanya mesin penghitung berada di dekat pintu pemeriksaan tiket sehingga mudah untuk ditemukan. Semakin besar stasiun maka akan semakin banyak mesin penghitung yang tersedia. Kami rasa setiap stasiun pasti memiliki satu mesin penghitung, sehingga sangat jarang ada kasus di mana teman-teman harus membayar langsung kekurangan biaya tiket kepada petugas stasiun.

 
② Masukkan tiket yang teman-teman miliki sekarang ke dalam mesin penghitung
Masukkan tiket melalui tempat yang bertuliskan “切符”, yang dibaca “kippu” dan berarti “tiket”.

 
③ Masukkan kekurangan biaya tiket
Dalam kasus pada artikel ini, kami kekurangan biaya tiket sebesar 20 yen untuk keluar dari stasiun. Karenanya, kami memasukkan uang koin 100 yen dan mendapatkan kembalian sebanyak 80 yen. Hal ini tertulis pada layar mesin.

 
④ Ambil kembalian dan tiket yang telah diubah
Tiket yang telah diubah akan keluar dari bawah mesin, jangan lupa untuk diambil. Lalu, tiket dengan biaya kurang yang sebelumnya teman-teman masukkan tidak akan dikembalikan. Jangan lupa juga untuk mengambil kembalian. Kembalian dalam bentuk uang kertas ataupun uang koin akan keluar dari tempat yang sama, yaitu di bagian bawah mesin penghitung.

 
⑤ Keluar melalui pintu pemeriksaan tiket dengan tiket yang telah diubah
Teman-teman bisa langsung keluar melalui pintu pemeriksaan tiket dengan menggunakan tiket yang telah diubah.

 
Jika teman-teman berada di stasiun yang ramai, teman-teman harus keluar melalui pintu pemeriksaan tiket dengan lancar, karena jika ada hambatan akan membuat orang-orang yang mengantri di belakang menjadi terganggu. Lalu, sebisa mungkin pastikan untuk membeli tiket sesuai dengan tempat yang ingin dituju agar teman-teman tidak perlu menggunakan mesin penghitung.

Cara Menggunakan Suica (e-money)

Suica adalah kartu e-money yang diperkenalkan di JR bagian Timur Jepang. Suica ini adalah benda yang sangat praktis, di mana salah satu fungsinya adalah kita dapat naik kereta tanpa membeli tiket terlebih dahulu. Sewaktu liburan atau ketika kita berwisata ke tempat yang ramai, ada kemungkinan teman-teman harus mengantri selama beberapa menit untuk membeli tiket. Bila teman-teman tidak mengantri, teman-teman bisa langsung naik ke kereta yang lebih cepat, dan teman-teman dapat menghemat waktu karena tidak perlu menunggu kereta yang selanjutnya.

Lalu, di mana teman-teman dapat membeli kartu praktis bernama Suica ini?

 

【Cara Membeli Suica】

① Cari mesin penjual tiket yang juga menjual Suica

 
② Tekan “Purchase new Suica”

 
③ Tekan tombol yang berada di tengah, “Suica New Purchase”

 
④ Pilih saldo yang diinginkan

Teman-teman bisa memilih untuk membeli Suica dengan isi saldo antara 1.000 yen sampai 10.000 yen. Perlu diingat, semua biaya pembelian akan dipotong 500 yen untuk biaya deposit kartu. Karena itu, saldo yang dapat teman-teman gunakan adalah saldo yang teman-teman pilih dikurangi 500 yen. Lalu, teman-teman bisa mengembalikan Suica yang telah tidak digunakan untuk mengambil kembali biaya deposit yang telah dibayarkan.

 
⑤ Masukkan uang yang diperlukan ke mesin penjual untuk pembayaran

 
⑥ Ambil Suica yang keluar dari mesin penjual

 
Bagaimana? Suica bisa dibeli dengan mudah, kan?

Suica sering digunakan untuk naik kereta, tetapi Suica juga bisa digunakan untuk naik bus, juga membayar pembelian di toko atau restoran tertentu.

Lalu, Suica bisa dibeli di JR bagian Timur Jepang, tetapi teman-teman dapat membeli kartu e-money lain bernama PASMO di stasiun kereta bawah tanah Tokyo ataupun perusahaan kereta api lainnya. PASMO ini sama dengan Suica, dapat digunakan untuk naik berbagai macam fasilitas transportasi termasuk kereta dari JR bagian Timur Jepang.

Dengan menggunakan kartu e-money, teman-teman tidak perlu mengantri untuk membeli tiket, mengeluarkan uang dari dompet untuk membayar, ataupun mengambil uang kembalian.Kartu e-money juga bisa menjadi kenang-kenangan ketika teman-teman pulang ke negara masing-masing.
Ketika teman-teman berada di Jepang dan ingin naik kereta untuk pertama kalinya, bagaimana kalau teman-teman juga mencoba untuk membeli kartu e-money seperti Suica?

Permintaan Pengembalian Premi Asuransi Kesehatan Nasional

すかSUKI menerima banyak konsultasi dari warga negara Indonesia. Artikel kali ini akan membahas tentang salah satu konsultasi tersebut.

 

【Tidak mengerti dokumen yang diterima】

Pada dasarnya, ketika すかSUKI menerima konsultasi dan kami menanyakan “dokumen apa yang Anda terima?”, banyak teman-teman yang menjawab “tidak mengerti isi dokumennya” atau “tidak tahu artinya”.

Ada juga teman-teman yang membiarkan dokumen tersebut begitu saja karena semua isi dokumen tertulis dengan kanji dan isinya hal-hal yang tidak pernah diajarkan di sekolah sehingga teman-teman tidak mengerti.

Pada surat atau amplop pastinya tertulis nomor kontak untuk bertanya, tetapi pada dasarnya penjelasan akan dilakukan dalam bahasa Jepang. Untuk teman-teman yang kurang percaya diri dalam berbahasa Jepang pasti akan kesulitan mengerti penjelasan melalui telepon.

Teman すかSUKI yang berkonsultasi kali ini tinggal di Tokyo, sehingga dapat bertemu langsung dengan pihak すかSUKI untuk memperlihatkan dokumen yang diterimanya.

 

【Dokumen perihal Premi Asuransi Kesehatan Nasional】

Nama dokumen yang diperlihatkan kepada kami adalah sebagai berikut.

① Pemberitahuan Tertulis Pengembelian (Alokasi) Kesalahan Pembayaran Premi Asuransi Kesehatan Nasional – Bunkyo-ku

Tujuan dari dokumen ini adalah pemberitahuan bahwa teman-teman ada kelebihan dalam membayar Premi Asuransi Kesehatan Nasional sehingga teman-teman bisa meminta kelebihan itu untuk dikembalikan.

 
② Faktur, Tanda Terima, dan Pemberitahuan Permintaan Transfer Bank untuk Permintaan Pengembalian Keselahan Pembyaran Premi Asuransi Kesehatan Nasional – Bunkyo-ku

Tujuan dari dokumen ini adalah untuk mengurus uang yang ingin teman-teman minta kembali sesuai dengan petunjuk dari dokumen ①. Kedua dokumen adalah dokumen yang berhubungan dengan Premi Asuransi Kesehatan Nasional.

 

【Respon kali ini】

1. Menjelaskan kepada yang bersangkutan bahwa dia memiliki kelebihan dalam membayar Premi Asuransi Kesehatan Nasional sebanyak 1.555 yen dan uang kelebihan ini dapat dikembalikan.

2. Karena yang bersangkutan ingin meminta kembali uangnya, maka すかSUKI menjelaskan cara mengisi dokumen ②.

3. Menekan segel di tempat A, dan menuliskan nomor akun bank pos di tempat B.

4. Masukkan dokumen ② ke dalam amplop tertutup dan kirimkan melalui pos

Dalam dokumen ② tertulis, bila proses di kantor pemerintah lancaer maka sekitar 1 bulan kemudian uang pengembalian akan ditransfer ke rekening yang tertulis.

 

【Penyebab Kelebihan dalam Membayar】

Lalu mengapa, ada teman yang bisa kelebihan membayar?

Saat ini Jepang memiliki peraturan bahwa warga negara asing yang menetap di Jepang lebih dari 3 bulan harus mengikuti Asuransi Kesehatan Nasional. Teman-teman juga perlu untuk membayar Premi Asuransi Kesehatan Nasional kepada pemerintah lockal tempat teman-teman melakukan pendaftaran penduduk. Teman yang berkonsultasi kali ini sempat pindah dari tempat tinggal sebelumnya. Oleh karena itu, dia harus membayar Premi Asuransi Kesehatan Nasional di kota alamat barunya berada.

Akan tetapi, walau teman kita telah melaporkan perihal pindahannya, ada jangka waktu sampai laporan pindah daerah ini masuk ke dalam sistem. Sehingga teman kita kelebihan membayar Premi Asuransi Kesehatan Nasional sebanyak 1 bulan di daerah tempat tinggalnya yang lama.

Teman yang berkonsultasi kali ini langsung mengubah registrasi kartu penduduknya begitu dia pindah sehingga hanya membayar lebih selama 1 bulan, tetapi jika teman-teman terlambat dalam mengurus hal ini akan semakin banyak juga kelebihan membayar yang akan teman-teman lakukan.
Kasus seperti ini seharusnya tidaklah sedikit, tetapi Jepang memiliki manajemen catatan yang sangat ketat sehingga walau teman-teman lupa membayar pun akan mendapatkan tagihan untuk membayar.

Bila teman-teman tinggal di Jepang, pasti kotak pos teman-teman akan terisi dengan macam-macam surat dan brosur promosi. Jika teman-teman menerima dokumen penting tapi tidak langsung mengurusnya, ada kemungkinan hal ini akan menjadi masalah ke depannya. Jangan menyerah bila tidak mengerti dokumennya, melainkan segera hubungi kantor pemerintah atau konsultasikan kepada teman Anda.
すかSUKI juga menerima berbagai macam bentuk konsultasi. Jika teman-teman terkena suatu masalah, jangan ragu untuk menguhubungi kami.

Pembayaran Asuransi Kecelakaan Kerja

Asuransi Kecelakaan Kerja berlaku jika teman-teman terluka ketika sedang bekerja atau sedang melakukan perjalanan kerja. Kasus Jika teman-teman terluka, secara umum hal ini dibagi menjadi tiga, yaitu (1) kasus di mana kita terluka tapi tidak perlu beristirahat dan bisa melanjutkan bekerja, (2) kasus di mana kita harus istirahat dari bekerja, lalu (3) kasus di mana kita tidak bisa bekerja lagi dan harus berhenti kerja.

Asuransi Kecelakaan Kerja berguna untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini, karena itu artikel すかSUKI kali ini akan membahas jenis – jenis pembayaran Asuransi Kecelakaan Kerja.

 

【Pembayaran Asuransi Kecelakaan Kerja】

<Pembayaran (Penggantian) Pengobatan>

Pembayaran untuk kecelakaan kerja, disebut Manfaat Penggantian Pengobatan. Sedangkan untuk kecelakaan akibat perjalanan kerja, disebut manfaat Pengobatan.

(Rincian Pembayaran)
Manfaat Penggantian Pengobatan adalah pembayaran yang kita terima jika kita terluka atau terkena penyakit ketika sedang bekerja atau sedang dalam perjalanan kerja dari mulai pengobatan sampai kita pulih. Manfaat ini dibagi menjadi :

〇Manfaat Pengobatan
Dengan Manfaat Pengobatan, teman-teman tidak perlu membayar biaya obat untuk pengobatan di rumah sakit atau apotek yang telah ditunjuk oleh Asuransi Kecelakaan Kerja.

〇「Pembayaran Biaya Medis」
Jika di sekitar kita tidak ada rumah sakit atau apotek tertunjuk oleh Asuransi Kecelakaan Kerja, kita harus membayar biaya pengobatan terlebih dahulu. Nantinya, biaya pengobatan ini akan diganti oleh pemerintah sebagai Pembayaran Biaya Medis.

Kesimpulannya, teman-teman tidak perlu membayar apapun dari awal atau teman-teman harus membayar terlebih dahulu di mana nantinya biaya yang kita keluarkan untuk rumah sakit dan apotek akan diganti oleh pemerintah, sehingga pada akhirnya teman-teman tidak akan mengeluarkan biaya apapun untuk pengobatan.
Selain itu jika teman-teman memenuhi persyaratan yang ada, biaya perjalanan dari rumah atau perusahaan menuju rumah sakit juga akan diganti.

 

<Manfaat (Penggantian) Istirahat Kerja>

Dalam kecelakaan kerja, disebut TPenggantian Istirahat Kerja. Dalam kecelakaan akibat perjalanan kerja, disebut Tunjangan Istirahat Kerja.

(Rincian Pembayaran)
Tunjangan Penggantian Istirahat Kerja adalah pembayaran yang teman-teman dapatkan ketika kita tidak bisa bekerja dan tidak mendapatkan upah, karena luka atau terkena penyakit akibat kecelakaan kerja atau kecelakaan akibat perjalanan kerja.
Perlu diperhatikan, bahwa pembayaran ini hanya akan teman-teman dapatkan pada hari ke empat setelah mulai istirahat kerja. Pada hari pertama sampai hari ketiga istirahat kerja teman-teman tidak akan mendapatkan pembayaran.
Akan tetapi, dalam kasus kecelakaan kerja ini kita tidak akan mendapatkan upah selama tiga hari walau kecelakaan kerja itu bukanlah kesalahan kita. Oleh karena itu, “Labor Standards Act” menetapkan bahwa perusahaan harus membayarkan jumlah uang yang telah ditetapkan oleh Asuransi Kecelakaan Kerja selama tiga hari tersebut.

Pembayaran ini dibayarkan oleh pemerintah karena jika kita tidak mendapatkan upah kita tidak akan bisa menjalani kehidupan sehari-hari.

 

<Pembayaran (Penggantian) Sakit>

Dalam kecelakaan kerja, disebut Tunjangan Penggantian karena Sakit. Sedangkan dalam kecelakaan akibat perjalanan kerja, disebut Tunjangan Sakit.

Pembayaran kepada pekerja yang terluka atau terkena penyakit akibat kecelakaan kerja atau kecelakaan akibat perjalanan kerja yangt telah menjalani pengobatan selama satu setengah tahun, atau memenuhi persyaratan di bawah ini:
(1) Jika luka atau penyakit tidak pulih
(2) Cacat akibat luka atau penyakit termasuk dalam kriteria yang ditentukan oleh Asuransi Kecelakaan Kerja

(Rincian Pembayaran)
Pembayaran akan dibayarkan per tahun dan kompensasi sekali, tetapi jumlah pembayaran berbeda tergantung berat atau ringannya luka yang kita derita. Luka atau penyakit yang lebih berat akan mendapatkan pembayaran lebih banyak.

 

<Pembayaran (Penggantian) Cacat>

Dalam kecelakaan kerja, disebut Tunjangan Penggantian karena Cacat. Dalam kecelakaan akibat perjalanan kerja, disebut Tunjangan Cacat.

Pembayaran kepada pekerja yang terluka atau terkena penyakit akibat kecelakaan kerja atau akibat perjalanan kerja, di mana pada tubuhnya tertinggal suatu bentuk kecacatan permanen.

(Rincian Pembayaran)
Asuransi Kecelakaan Kerja telah mengatur pembayaran yang bisa kita terima tergantung dari cacat yang kita alami. Ada kasus di mana kita bisa mendapatkan tunjangan per tahun dan uang kompensasi sekaligus. Ada juga kasus di mana kita hanya akan mendapatkan kompensasi sekali.

 

<Pembayaran (Penggantian) Ahli Waris>

Dalam kecelakaan kerja, disebut Tunjangan Pengganti untuk Keluarga Almarhum. Dalam kecelakaan akibat perjalanan kerja, disebut Tunjangan untuk Keluarga Almarhum.

Pembayaran yang akan diberikan kepada ahli waris dari pekerja yang meninggal karena kecelakaan kerja atau kecelakaan akibat perjalanan kerja.

(Rincian Pembayaran)
Ada dua jenis pembayaran, yaitu Tunjangan (Penggantian) untuk Keluarga Almarhum yang diberikan per tahun dan Tunjangan (Penggantian) Ahli Waris yang hanya diberikan sekali sebagai kompensasi.

 

<Bantuan Biaya Pemakaman (Tunjangan Pemakaman)>

Dalam kecelakaan kerja, bernama Bantuan Biaya Pemakaman. Dan dalam kecelakaan akibat perjalanan kerja, adalah Tunjangan Pemakaman.

Pembayaran yang akan diberikan kepada pelaku pemakaman pekerja yang meninggal akibat kecelakaan kerja atau kecelakaan akibat perjalanan kerja.

(Rincian Pembayaran)
Bantuan Biaya Pemakaman (Tunjangan Pemakaman) biasanya diberikan kepada keluarga yang mengadakan pemakaman pekerja yang meninggal dunia. Tetapi, bantuan biaya ini bisa diberikan kepada teman atau kantor jika salah satunya mengadakan pemakaman untuk pekerja yang meninggal.

 

<Pembayaran (Penggantian) Perawatan>

Dalam kecelakaan kerja, disebut Tunjangan Penggantian Perawatan. Dalam kecelakaan akibat perjalanan kerja, disebut Tunjangan Perawatan.

(Rincian Pembayaran)
Pembayaran yang diberikan kepada pekerja yang sedang menjalani perawatan dan juga menerima tunjangan tahunan (Penggantian) Cacat atau Pembayaran (Penggantian) Sakit .

 

【Asuransi Kesehatan Tidak Bisa Digunakan untuk Luka dan Penyakit Akibat dari Kecelakaan Kerja atau Perjalanan Kerja】

Bila teman-teman terluka ketika sedang bekerja atau sedang dalam perjalanan kerja, segera hubungi kantor dan pastikan tindakan selanjutnya yang harus teman-teman ambil. Tergantung dari keadaannya, ada kemungkinan teman-teman harus segera pergi ke rumah sakit. Jika begitu, jelaskanlah dengan jelas penyebab luka teman-teman kepada dokter. Jelaskanlah bahwa luka teman-teman terjadi ketika sedang bekerja atau sedang dalam perjalanan kerja. Dengan begitu, rumah sakit dan apotek akan menangani pengobatan teman-teman menggunakan Asuransi Kecelakaan Kerja.

Perlu dicatat, kecelakaan kerja dan kecelakaan akibat perjalanan kerja tidak bisa ditangani menggunakan Asuransi Kesehatan. Asuransi Kesehatan adalah asuransi yang digunakan dalam privasi masing-masing dan memiliki peraturan yang berbeda. Selain itu, teman-teman harus membayar 30% dari biaya pengobatan jika teman-teman menggunakan Asuransi Kesehatan.

Bila perusahaan meminta teman-teman untuk menggunakan Asuransi Kesehatan, teman-teman harus melihat fakta yang ada. Jika teman-teman menggunakan asuransi yang salah, pengurusan asuransi akan menjadi sulit ke depannya dan ada kemungkinan teman-teman menjadi tidak bisa menggunakan Asuransi Kecelakaan Kerja.
Bila perusahaan menolak untuk menggunakan Asuransi Kecelakaan Kerja, teman-teman bisa langsung mengurus surat klaim kepada Lembaga Pengawasan Ketenagakerjaan setempat.

Dikarenakan peraturan yang sangat rumit, akan sulit untuk menjelaskan pengurusan klaim asuransi dan jumlah pembayaran yang akan didapatkan pada satu artikel. Karenanya, Artikel すかSUKI kali ini hanya menjelaskan gambaran Asuransi Kecelakaan Kerja dan jenis-jenis pembayarannya.

Bila teman-teman mendapat masalah seperti perusahaan tidak mau mengurus Asuransi Kecelakaan Kerja ketika teman-teman terluka atau sakit sewaktu melakukan pekerjaan, jangan ragu untuk menghubungi すかSUKI.

Cara Menggunakan Loker Koin dengan Uang Tunai

Jepang semakin aktif menyambut para wisatawan luar negeri, sehingga tidak heran jika jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jepang pun semakin banyak. Termasuk juga di dalamnya wisatawan dari Indonesia.

Teman-teman pastinya memiliki barang bawaan banyak dan besar ketika berwisata. Akan tetapi, perjalanan wisata teman-teman akan terganggu jika barang bawaan itu harus dibawa ketika jalan-jalan. Teman-teman bisa menaruh barang bawaan di hotel setelah check in, tapi itu berarti teman-teman harus pergi ke hotel dulu setelah sampai di bandara Jepang. Hal ini pastinya akan menyita waktu teman-teman. Pada saat seperti itu, Loker Koin yang ada di stasiun adalah fasilitas praktis yang dapat teman-teman gunakan.

 

【Jenis Loker】

Secara garis besar, loker bisa dibagi menjadi dua tipe. Tipe pertama adalah tipe dengan kunci listrik, dan tipe kedua adalah tipe yang menggunakan kunci biasa. Loker Koin tipe kunci listrik terbagi lagi menjadi dua tipe, yakni tipe yang pembayarannya menggunakan e-money dan tipe yang menggunakan uang tunai. Kali ini すかSUKI akan menjelaskan cara menggunakan Loker Koin dengan uang tunai.

 

Foto : Loker pada bagian depan dan kanan foto adalah loker tipe kunci listrik, di mana kita harus mengoperasikan layar sentuh untuk menggunakannya. Loker di sebelah kiri foto adalah tipe loker di mana kita harus memasukkan koin dan menguncinya dengan kunci biasa.

 

(Loker Koin dengan Kunci Listrik)

【Cara Menitipkan Barang Bawaan】

① Mencari loker kosong
Pada tipe loker kunci listrik, teman-teman bisa tahu loker tersebut kosong atau tidak dari nyala atau tidaknya lampu loker. Loker pada foto di atas adalah loker yang lampunya mati jika loker kosong, karena itu carilah loker dengan lampu yang mati dan pilihlah loker untuk menaruh barang bawaan teman-teman.

 
② Pilih “Checking” atau “Taking out”

Karena teman-teman ingin menitipkan barang bawaan, pilihlah “Checking”.

 
③ Pilih loker untuk menitipkan barang bawaan

Sewaktu すかSUKI menggunakan loker ini, loker yang kosong hanya ada di bagian kiri bawah. Teman-teman bisa mengetahui di mana ada loker kosong dengan mengecek layar sentuh, di mana loker kosong akan ditandai dengan warna biru muda.

 
④ Masukkan barang bawaan ke dalam loker dan tutup pintunya

Masukkan barang bawaan di loker warna biru muda pada panel foto ③ dan tutup pintunya.

 
⑤ Pastikan pintu loker sudah tertutup rapat

Loker 5005 yang tadinya berwarna biru muda akan berganti warna menjadi merah. Bila tidak ada masalah, tekanlah “Confirm” untuk melanjutkan.

 
⑥ Pilih cara pembayaran

Kali ini kita akan membayar menggunakan uang tunai, jadi pilihlah “Cash”. Pilihan “Suica” di sampingnya merujuk pada kartu e-money Suica, yaitu kartu e-money yang sering digunakan untuk naik kereta.

 
⑦ Pastikan jumlah uang yang harus dibayar

Dari layar, dapat dipastikan bahwa teman-teman harus membayar 400 yen untuk loker tempat kita memasukkan barang.

 
⑧ Masukkan uang

Masukkan uang sesuai biaya yang tertera. Loker ini hanya menerima uang pecahan 500 yen dan 100 yen saja.

 
⑨ Ambil tanda terima dengan PIN tertera di dalamnya

Setelah membayar, tanda terima berisi PIN akan keluar dari mesin.

 

Hati-hati jangan sampai kehilangan tanda terima ini, karena ada PIN untuk mengambil barang tertera di dalamnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, biasakan untuk mencatat PIN loker atau memfoto tanda terima ini dengan handphone teman-teman.

 

【Cara Mengambil Barang Bawaan】

① Pilih “Taking Out” pada menu

 
② Karena teman-teman menggunakan uang tunai, pilih “Your PIN”

 
③ Masukkan PIN yang tertera pada tanda terima

Masukkan PIN yang tertera pada tanda terima, pastikan PIN yang dimasukkan benar, lalu tekan “Confirm”.

 
④ Kunci listrik akan terbuka

Jika PIN yang teman-teman masukkan benar, kunci listrik dan pintu loker akan terbuka sehingga teman-teman dapat mengambil barang bawaan.

 
 

<Koin Loker Tipe Kunci>

Cara penggunaan Koin Loker dengan kunci sangatlah simple.

 

【Cara Menitipkan Barang Bawaan】

① Cari loker dengan kunci masih tergantung

Loker dengan kunci tergantung adalah loker yang masih kosong. Carilah loker dengan ukuran yang pas dengan barang bawaan teman-teman.

 
② Masukkan uang sesuai dengan biaya yang tertera
Pada foto di atas dapat diketahui bahwa biaya penggunaan loker adalah 400 yen. Masukkanlah uang koin yen ke lubang yang ada di atas kunci.

 
③ Kunci loker
Setelah membayar, teman-teman bisa mengunci loker. Putar kuncinya untuk mengunci loker dan ambil kunci dari tempatnya.
Hati-hati jangan sampai kehilangan kunci loker, karena teman-teman tidak akan bisa membuka loker tanpa kunci tersebut.

 

【Cara Mengambil Barang Bawaan】

① Cari loker tempat teman-teman memasukkan barang bawaan

 
② Masukkan kunci dan buka loker

 
③ Ambil barang bawaan

 
Kali ini すかSUKI memperkenalkan koin loker yang ada di Stasiun Tokyo. Stasiun-stasiun besar seperti Stasiun Tokyo memiliki banyak loker koin di berbagai tempat, sehingga bisa saja teman-teman lupa di mana loker koin tempat kita menaruh barang tadinya. Agar tidak lupa, selalu pastikan tempat loker yang teman-teman gunakan di stasiun tersebut.

Perlu dicatat, loker yang すかSUKI perkenalkan kali ini memiliki batas waktu 3 hari untuk teman-teman menitipkan barang di dalamnya. Jika lebih dari 3 hari, pada hari ke 4 barang akan diambil dan dipindahkan ke tempat lain. Barang akan disimpan terus di tempat tersebut selama 30 hari.

Berdasarkan peraturan, setelah melewati 30 hari ada kemungkinan barang bawaan akan dibuang oleh pihak pengelola. Para wisatawan biasanya tidak akan lama-lama menitipkan barang bawaannya di loker koin. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika teman-teman memperhatikan batas waktu penitipan barang di loker koin yang akan digunakan.

Asuransi Kecelakaan Kerja (Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Akibat Perjalanan Kerja)

Jepang memiliki sistem jaminan sosial yang substansial sehingga warganya dapat menggunakan berbagai macam rencana asuransi. Kali ini すかSUKI akan menjelaskan salah satu dari rencana asuransi tersebut, yaitu asuransi kecelakaan kerja.

 

【Persyaratan Mengikuti Asuransi Kecelakaan Kerja】

Asuransi ini diikuti oleh semua orang yang dipekerjakan oleh suatu perusahaan. Asuransi kecelakaan kerja berlaku untuk semua karyawan yang menerima upah dari perusahaan, baik pekerja tetap maupun pekerja paruh waktu. Oleh karena itu, asuransi ini juga berlaku untuk pelajar asing.
Sebagai tambahan, untuk ikut dalam asuransi tenaga kerja, teman-teman tidak perlu mengumpulkan dokumen kepada perusahaan ataupun mengurus sendiri langsung ke kantor pemerintah.

 

【Asuransi Kecelakaan Kerja】

Kalau begitu, apa itu asuransi kecelakaan kerja?
Asuransi kecelakaan kerja adalah sistem pembayaran asuransi yang diperlukan ketika tenaga kerja terluka, sakit, atau meninggal karena akibat kecelakaan kerja atau perjalanan kerja.
Semua orang yang bekerja di Jepang berhak menerima asuransi ini. Bukan hanya warga negara Jepang, warga negara asing yang bekerja di Jepang juga dapat menerima benefit asuransi.
Teman-teman tidak dapat menggunakan asuransi kecelakaan kerja ketika dirinya terluka di luar jam kerja. Jika terjadi hal seperti itu, kalian harus menggunakan asuransi kesehatan, bukan asuransi tenaga kerja. Sebaliknya, ketika teman-teman terluka pada saat bekerja, teman-teman tidak bisa menggunakan asuransi kesehatan.
Bila perusahaan tempat teman-teman bekerja meminta kalian untuk menggunakan asuransi kesehatan, ingatlah untuk meminta perusahaan menangani kecelakaan kerja dengan asuransi kecelakaan kerja. Sewaktu teman-teman menjelaskan alasan luka kalian di rumah sakit, jelaskanlah bahwa kalian mendapatkan luka tersebut ketika bekerja.

 

【Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Akibat Perjalanan Kerja】

Secara garis besar, kasus yang bisa ditangani oleh asuransi kecelakaan kerja dibagi menjadi dua tipe yaitu kecelakaan kerja dan kecelakaan akibat perjalanan kerja.

<Kecelakaan Kerja>
Kecelakaan kerja adalah luka, cacat, ataupun kematian yang terjadi ketika pekerja melakukan pekerjaannya.

(Kriteria Kecelakaan Kerja)
Asuransi kecelakaan kerja tidak bisa teman-teman gunakan hanya dengan berkata, “Saya terluka ketika bekerja”. Kalau begitu, kriteria apa saja yang termasuk dalam kecelakaan kerja?

〇Ketika Melakukan Pekerjaan dengan Fasilitas Perusahaan
Ketika teman-teman terluka ketika bekerja di kantor pada jam kerja (termasuk lembur dan kerja di hari libur) yang telah ditetapkan oleh perusahaan, luka tersebut akan diakui sebagai kecelakaan kerja kecuali ada hal khusus yang melarangnya.
Oleh karena itu, hal-hal di bawah adalah contoh kasus yang tidak termasuk dalam kecelakaan kerja sehingga teman-teman harus menggunakan asuransi kesehatan ketika mengalaminya.

・ Ketika pekerja terluka sewaktu melakukan kegiatan privat dalam pekerjaan
・ Ketika pekerja secara sengaja melukai dirinya sendiri
・ Ketika terluka karena diserang oleh orang lain, walau itu masih dalam jam kerja

〇Ketika Berada di Lingkungan Kantor tetapi sedang Tidak Bekerja
Kecelakaan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan, yang terjadi pada jam istirahat, sebelum atau sesudah jam kerja tidak termasuk dalam kecelakaan kerja.

〇Ketika Melakukan Pekerjaan di Luar Lingkungan Kantor
Secara prinsip, kecelakaan yang terjadi ketika kita dinas atau mengunjungi pelanggan termasuk dalam kecelakaan kerja. Tetapi, bila kecelakaan itu terjadi ketika pekerja melakukan hal bersifat privasi, maka walau pekerja sedang dinas kantor, kecelakaan itu tidak termasuk dalam kecelakaan kerja.

Lalu, walau bentuk kecelakaan bukan luka melainkan penyakit dari pengaruh buruk obat yang pekerja konsumsi karena pekerjaannya juga bisa dianggap sebagai kecelakaan kerja.

(Poin Kecelakaan Kerja atau Bukan)
Apakah luka tersebut benar-benar didapatkan ketika bekerja, apakah kecelakaan tersebut berhubungan dengan pekerjaan. Hal-hal inilah yang menjadi poin penentuan suatu kecelakaan kerja.

Misalnya, jari teman-teman terluka karena terjepit di mesin pres. Dalam hal seperti ini, mudah untuk menentukan bahwa teman-teman terluka ketika sedang bekerja. Akan tetapi, jika pinggul teman-teman sakit ketika bekerja, akan sulit untuk menentukan apakah benar pinggul kita sakit karena bekerja atau memang sudah sakit dari sebelumnya. Karena itulah, ada juga kasus-kasus yang tidak bisa diakui sebagai kecelakaan kerja.

 
<Kecelakaan Akibat Perjalanan Kerja>
Kecelakaan akibat perjalanan kerja adalah luka, cacat, ataupun kematian yang terjadi ketika pekerja sedang melakukan perjalan dalam bekerja.
Perjalanan kerja adalah hal-hal A-C di bawah yang dilakukan dengan rute dan sarana yang wajar.

A. Pulang pergi antara rumah dan kantor
B. Bepergian dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya setelah pekerjaan selesai, jika kalian bekerja di lebih dari satu perusahaan
C. Bepergian antara rumah dinas dan rumah sendiri(Misalnya, ketika pekerja tinggal di rumah dinas jauh dari keluarga. Bepergian antara rumah dinas ke rumah keluarga di akhir minggu termasuk dalam perjalanan kerja.)

(Hal-Hal yang Tidak Termasuk Perjalanan Kerja)
Sewaktu teman-teman berangkat atau pulang kerja, pastinya teman-teman pernah tidak langsung pulang melainkan mampir dulu ke suatu tempat. Dalam kasus seperti ini, ada beberapa perjalanan yang tidak termasuk sebagai perjalanan kerja.

〇Dalam perjalan pulang dari kantor, Anda makan bersama teman Anda di stasiun.
Makan bersama teman adalah kegiatan privat, karena itu perjalanan setelah berpisah dengan teman Anda sampai ke rumah bukanlah perjalanan kerja.

〇Anda belanja dulu di supermarket dekat stasiun karena tidak ada makanan di rumah
Membeli makanan adalah kegiatan yang perlu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, karena itu perjalanan setelah membeli makanan sampai ke rumah Anda termasuk dalam perjalanan kerja.

Kegiatan dalam 2 contoh di atas, yakni ketika makan bersama teman dan ketika kalian berbelanja di supermarket adalah kegiatan yang dilakukan di waktu privat. Karenanya, jika terjadi kecelakaan pada waktu itu, teman-teman harus menggunakan asuransi kesehatan, bukan asuransi kecelakaan kerja.

 
Pada artikel kali ini すかSUKI menjelaskan tentang sistem asuransi kecelakaan kerja, serta pengertian dari kecelakaan kerja dan kecelakaan akibat perjalanan kerja. Ada berbagai benefit yang bisa didapatkan dari asuransi kecelakaan kerja ketika teman-teman mengalami kecelakaan kerja ataupun kecelakaan akibat perjalanan kerja. Pada artikel selanjutnya, すかSUKI akan membahas tentang benefit-benefit ini.

Cara Membeli Tiket Kereta

Transportasi umum di Jepang seperti kereta dan bus sudah maju, sehingga sangat praktis jika teman-teman menggunakan transportasi ini untuk bepergian. Terutama jika tinggal di kota-kota besar layaknya Tokyo dan Osaka, kita tidak akan kesulitan walaupun tidak punya mobil atau pun motor, Bukan hanya tidak punya mobil dan motor, orang Jepang yang tidak punya sepeda pun ada.
Artikel すかSUKI kali ini akan membahas tentang cara membeli tiket kereta.

 
①Mencari mesin penjual tiket

Foto di atas adalah mesin penjual tiket milik JR* (Japan Railways, salah satu operator jasa perkeretaapian Jepang) . Mesin penjual tiket terletak di dekat pintu pemeriksaan tiket.

 
②Cari stasiun yang ingin dituju pada peta rute dan pastikan berapa ongkosnya
Di sekitar mesin penjual tiket akan ada peta rute kereta, di mana dalam peta rute tertera nama stasiun dan ongkos yang diperlukan untuk pergi ke sana. Menggunakan peta rute ini, pastikan ongkos yang diperlukan untuk pergi dari stasiun teman-teman berada sekarang sampai ke stasiun yang ingin teman-teman kunjungi.

 
③Kali ini kita akan mencoba pergi dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Oji. Mari kita lihat berapa ongkos yang diperlukan.

Panah merah menunjukkan stasiun tempat kita berada sekarang, yaitu Stasiun Tokyo. Dalam foto di atas, Stasiun Oji yang ingin kita kunjungi berada di garis biru muda sebelah kiri atas. Dapat kita lihat untuk pergi ke sana memerlukan biaya 170 yen.

 
④Berdiri di depan mesin penjual tiket dan operasikan layarnya

Berikut adalah tampilan layar mesin penjual tiket. Sebelah kanan layar menunjukkan beberapa macam angka. Angka-angka ini adalah harga tiket. Pilihlah angka yang sesuai dengan biaya tiket yang telah teman-teman pastikan di peta rute.

 
⑤Masukkan uang

Kali ini kita ingin membeli tiket seharga 170 yen, jadi kita akan memasukkan uang sebanyak atau lebih dari 170 yen. Uang koin yang bisa digunakan adalah pecahan 10 yen, 50 yen, 100 yen, dan 500 yen. Bila teman-teman ingin menggunakan uang kertas, masukkan uang di tempat hitam yang berada di sebelah kiri tangan pada foto. Uang kertas yang bisa digunakan adalah pecahan 1.000 yen, 2.000 yen, 5.000 yen, dan 10.000 yen.

 
⑥Sentuh harga tiket yang ingin teman-teman beli

Kali ini kita ingin membeli tiket seharga 170 yen, jadi sentuhlah angka 170. Karena kita telah memasukkan uang sebanyak 170 yen, kita juga bisa membeli tiket dengan harga kurang dari 170 yen, yakni 140 yen dan 160 yen. Hal ini ditandai dengan berubahnya angka-angka tersebut menjadi warna hijau.

Jika kita membeli tiket, penampilan layar akan berubah. Mesin penjual tiket akan memberitahu kita berapa banyak uang yang telah kita masukkan, berapa harga tiket yang telah kita beli, dan apakah ada uang kembalian atau tidak.

Kali ini kita memasukkan uang pas yakni 170 yen, karenanya pada bagian “おつり” (otsuri), yang berarti uang kembalian, menunjukkan angka 0. Jika teman-teman mendapatkan uang kembalian, uang tersebut akan keluar secara otomatis. Jangan lupa untuk mengambilnya ya.

 
⑦Ambil tiket

Setelah membeli tiket, tiket dan uang kembalian akan keluar dari bagian bawah mesin penjual. Setelah keluar, tarik tiket untuk mengambilnya.

Dengan ini kita telah berhasil membeli tiket kereta.

Kali ini untuk pergi ke Stasiun Oji kita telah membeli tiket seharga 170 yen. Tapi tiket 170 yen ini tidak menetapkan di stasiun mana kita harus turun. Oleh karena itu, kita boleh turun di stasiun mana saja jika pada peta rute stasiun tersebut yang bertuliskan 170 yen atau stasiun dengan ongkos kurang dari 170 yen.

 
⑧Masuk ke stasiun melewati pintu pemeriksaan tiket

Masukkan tiket melalui lubang seperti yang tertera pada foto, jalanlah ke depan, ambil kembali tiket kereta yang keluar dari mesin, dan masuklah ke dalam stasiun. Tiket akan digunakan kembali di stasiun pemberhentian kita, karenanya berhati-hatilah agar jangan sampai tiketmu hilang.

Jika teman-teman memiliki kartu e-money, teman-teman bisa menaiki kereta tanpa membeli tiket (foto adalah kartu e-money bernama Suica). Tempelkan kartu pada bagian biru di pintu pemeriksaan tiket dan teman-teman bisa langsung masuk ke dalam stasiun, sama seperti ketika teman-teman menggunakan tiket.

Penggunaan e-money sangat praktis dan menyingkat waktu, karena teman-teman tidak perlu lagi mengecek peta rute untuk memastikan harga tiket dan tidak perlu mengantri lagi untuk membeli tiket.

Kegiatan membeli tiket akan menjadi sangat mudah jika teman-teman sudah terbiasa. Tapi untuk teman-teman yang baru pertama kali membeli tiket pasti kebingungan. Ketika naik kereta ada kemungkinan teman-teman harus pindah kereta menaiki kereta dari perusahaan yang berbeda. Hal ini akan sedikit merepotkan bagi teman-teman. Jadi mungkin ada baiknya jika teman-teman membeli kartu e-money, bila teman-teman sering naik kereta ketika berada di Jepang.
すかSUKI akan menjelaskan cara menggunakan kartu e-money di artikel selanjutnya.

Wawancara dengan Pekerja Indonesia di Jepang(3)

Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : 23
Pengalaman studi di luar negeri : Ada (Sekolah Bahasa Jepang)
JLPT : N2
Pekerjaan : Bisnis pelayanan dan jasa
Jenis Visa : Engineer/Specialist in Humanity/International Service

 

Selamat siang. Terima kasih telah menyempatkan waktu Anda di hari libur ini. Anda adalah orang pertama pekerja Indonesia Jepang lulusan dari Sekolah Bahasa Jepang yang saya interview. Saya telah menunggu-nunggu bisa menginterview Anda! Apakah saya boleh tahu kapan Anda datang dan apa tujuan Anda datang ke Jepang?

Saya datang ke Jepang pada tanggal 28 Maret 2016. Saya datang ke Jepang dengan tujuan untuk belajar di Sekolah Bahasa Jepang selama 1 tahun.

Begitu ya. Anda ingin belajar bahasa Jepang langsung dari Jepang ya. Bagaimana Anda dapat menemukan Sekolah Bahasa Jepang?

Saat saya masih kuliah di jurusan Sastra Jepang di Indonesia, saya selalu bercerita kepada guru saya bahwa saya ingin belajar ke Jepang. Tapi karena biaya sekolahnya mahal, saya meminta tolong kepada guru saya agar menginformasikan jika ada program beasiswa yang dapat saya ikuti.

 

Begitu. Anda akhirnya belajar di Sekolah Bahasa Jepang, jadi apakah guru Anda memberi informasi tentang beasiswa?

Iya. Tetapi beasiswa yang saya dapatkan hanya bisa menutupi biaya Sekolah Bahasa Jepang saja, tidak termasuk biaya kehidupan di Jepang. Setelah sampai di Jepang, saya menerima beasiswa sebanyak 60.000 yen per bulannya. Jadi dalam 1 tahun saya menerima beasiswa sebanyak 720.000 yen.
Tapi, ketika mendaftar beasiswa ini ada persyaratan bahwa saya harus bisa pergi ke Jepang pada bulan April, menyiapkan biaya masuk sendiri, dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan visa.

 

Dari pembicaraan Anda, apakah itu berarti untuk mendapatkan visa belajar di luar negeri Anda harus memiliki jumlah uang di rekening bank Anda harus mencukupi, atau Anda harus memiliki aset lainnya?

 

Benar. Saya ingin bekerja paruh waktu di Jepang, karena itu pada awalnya saya ingin memilih Sekolah Bahasa Jepang yang lain. Tetapi ternyata sekolah lain itu melarang muridnya untuk bekerja paruh waktu. Akhirnya saya mendaftar di Sekolah Bahasa Jepang yang mengizinkan muridnya untuk bekerja paruh waktu. Walau pada akhirnya saya tidak bekerja (tawa).

 

Oh, akhirnya tidak jadi bekerja paruh waktu? (tawa). Sepertinya sulit bagi semua orang mendaftar untuk beasiswa yang Anda dapatkan. Dan lagi, bagi kebanyakan orang sangat susah untuk mendapatkan visa belajar ke luar negeri. Walaupun bisa mendapatkan beasiswa, masih banyak orang-orang yang tidak bisa membiayai kehidupan di Jepang tanpa bekerja paruh waktu. Kedepannya, すかSUKI ingin membantu dan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin belajar di Jepang. Tapi sepertinya hal ini tidak bisa segera kami lakukan…

 

Memang sulit untuk memenuhi biaya kehidupan di Jepang sendiri, tetapi orang dengan N5 juga bisa mendaftar untuk beasiswa ini. Artinya, ada kesempatan bagi mereka yang tidak bisa berbahasa Jepang. Tahun lalu, ada teman saya yang lulusan IT berhasil lulus seleksi dan pergi belajar ke Jepang.

 

Beasiswa yang memberikan kesempatan pada banyak orang itu sangat bagus.
Lalu, bagaimana jadwal Anda ketika Anda belajar di Sekolah Bahasa Jepang?

 

Kelas ada dari hari Senin sampai Jumat. Kami belajar level pemula di pagi hari dan level tengah di siang hari selama masing-masing 3 jam. Hal ini kurang lebih sama dengan jadwal Sekolah Bahasa Jepang lainnya.

 

Ngomong-ngomong, uang yang Anda bayarkan ke sekolah akan kembali dalam bentuk beasiswa. Tapi bagaimana dengan biaya lain yang Anda keluarkan?

 

Saya membayar buku pelajaran sendiri. Kalau tidak salah sekitar 50.000 yen, mungkin (tawa).

 

Yah, ini kejadian 1 tahun yang lalu jadi akan sulit untuk diingat (tawa)
Saya pertama kali bertemu Anda ketika Anda baru saja tiba di Jepang. Dibandingkan pada saat itu, kemampuan bahasa Jepang Anda sudah sangat meningkat! Apa alasan Anda memulai belajar bahasa Jepang?

 

Kakek saya adalah orang Jepang, menurut Ayah saya dulu banyak buku bahasa Jepang di rumah. Ayah tidak terlalu bisa bahasa Jepang (tawa). Buku Jepang yang dulunya banyak sudah tidak ada lagi di rumah, tapi saya sudah menyenangi Anime, Manga, dan game Jepang sejak saya kecil. Wii, PlayStation, Sega Saturn, Super Famicon, semuanya masih ada di rumah saya di Indonesia (tawa). Game kesukaan saya adalah “零~ZERO~” (judul Amerika menjadi “Fatal Frame”), game horor yang ceritanya bagus sekali! Saya juga suka “Final Fantasy”, akhir-akhir ini saya baru main seri yang ke-12 nya. Kalau ada game di rumah, saya pasti main, jadi saya tidak membawa game saya ke Jepang. Ah, tetapi saya tetap membawa PS Vita (tawa).

 

Saya kaget, ternyata Anda seorang Gamer (tawa). Kalau Kakek Anda orang Jepang, wajar jika Anda sudah suka hal-hal berbau Jepang dari kecil. Dari game horor sampai RPG semuanya Anda suka ya. Anda hebat bisa mendisiplinkan diri setelah dewasa (tawa).
Setelah Anda menyelesaikan pendidikan di Sekolah Bahasa Jepang selama 1 tahun, sekarang Anda sedang bekerja kan ya? Pekerjaan seperti apa?

Saya bekerja sebagai attendant, yaitu pemandu untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke suatu daerah wisata.

 

Sekarang jumlah wisatawan yang datang ke Jepang semakin bertambah. Yang pasti jumlah ini akan terus bertambah sampai Olympic 2020. Mengikuti hal itu, Jepang harus bisa menyediakan pemandu yang bisa menggunakan berbagai bahasa di tempat-tempat wisata terkenal. Tempat bekerja Anda pasti juga seperti itu, pasti bagus mendapatkan pekerja yang bisa berbahasa Indonesia. Bagaimana Anda menemukan pekerjaan ini?

Saya menemukannya di Job Fair untuk orang asing. Job Share yang saya ikuti diadakan pada bulan November 2016 ketika musim gugur. Mungkin ada sekitar 15 perusahaan yang berpartisipasi saat itu. Saya menemukan lowongan pekerjaan saya sekarang di Job Fair ini, dan mengikuti seleksinya di kemudian hari. Saya beruntung bisa langsung dipekerjakan setelah sekali wawancara (tawa).

 

Diterima setelah sekali wawancara saja! Itu berarti image Anda di perusahaan sangat bagus ya. Setelah diterima kerja, itu berarti Anda harus mengubah visa pelajar asing Anda menjadi visa pekerja? Bagaimana Anda mengurus hal tersebut?

Ada banyak dokumen yang harus saya serahkan ke imigrasi, saya juga meminta beberapa dokumen yang diperlukan dari Sekolah Bahasa Jepang. Perusahaan membuatkan dokumen-dokumen yang diperlukan dari perusahaan. Lalu, orang dari perusahaan menemani saya untuk mengumpulkan dokumen yang diperlukan ke imigrasi.

 

Begitu ya. Saya rasa hal ini berbeda-beda di setiap perusahaan, karena saya pernah mendengar bahwa ada yang harus pergi sendiri ke imigrasi. Sangat tertolong jika ada yang menemani, karena ini pertama kali Anda mengurus perubahan visa.
Sebenarnya, apa alasan Anda ingin bekerja di Jepang?

Saya memang ingin mencari pengalaman bekerja di luar negeri, terutama di Jepang. Banyak lulusan Sekolah Bahasa Jepang yang ingin bekerja di perusahaan Jepang, termasuk saya.

 

Pengalaman itu memang penting. Memang ada juga pekerjaan di Indonesia yang menggunakan bahasa Jepang, tapi dengan langsung bekerja di Jepang Anda mendapatkan berbagai pengalaman seperti mengetahui cara kerja orang Jepang, lingkungan kerjanya, dll.
Pada akhirnya, apa yang membuat Anda memutuskan untuk bekerja di perusahaan Anda sekarang?

Saya bercita-cita untuk membuat perusahaan travel sendiri. Untuk itu, saya rasa saya memerlukan pengalaman bekerja di tempat wisata. Saya juga menyukai traveling, dan pasti akan menyenangkan jika dapat bekerja di bidang yang sama.
Orang Indonesia beranggapan bahwa perlu uang yang banyak untuk bisa pergi ke Jepang. Saya ingin bisa memperkenalkan Jepang kepada orang-orang yang tidak bisa pergi ke Jepang, juga ingin bisa memperkenalkan tempat wisata Indonesia kepada orang-orang Jepang. Saya ingin membuat perusahaan seperti ini di Indonesia. Hal ini tidak mungkin bisa saya lakukan sendiri, karenanya saya akan melakukannya bersama teman saya.

 

Anda hebat karena sudah menentukan apa yang ingin Anda lakukan! Karena itu pengalaman yang sekarang Anda kumpulkan dan jalani di Jepang sangat penting untuk bisa mengabulkan keinginan tersebut. Anda bekerja dengan memikirkan masa depan Anda. Padahal masih muda tapi sangat hebat. Hal ini kedengarannya mudah, tapi sebenarnya sangat sulit untuk dilakukan. Saya harap banyak orang Indonesia terinspirasi dengan cerita ini.
Pasti banyak hal-hal sulit dengan pekerjaan di Jepang, bagaimana jadwal kerja Anda di perusahaan?

Jam kerja dibagi menjadi beberapa shift, ada early shift dan late shift. Early shift dimulai dari Jam 8:40 sampai 17:00, sedangkan late shift dimulai dari jam 14:40 sampai 23:00. Dalam satu minggu ada 2 kali libur. Dalam satu bulan diperbolehkan untuk libur 2 hari berturut-turut sebanyak 1 kali. Bila Anda ingin mengubah shift kerja, Anda harus mencari pengganti Anda sendiri telebih dahulu, lalu sisanya akan diurus oleh perusahaan. Ada orang-orang yang bisa menggantikan saya ketika diperlukan, jadi saya sering memakai cara ini.

 

Begitu ya. Karena pemandu wisata adalah bisnis pelayanan dan jasa, pastinya pelayanan terhadap tamu memiliki prioritas tertinggi. Tapi ada pemberian hari libur yang pasti, boleh libur 2 hari berturut-turut, boleh juga mengubah shift kerja. Saya rasa lingkungan tempat kerja Anda sangatlah baik.
Ngomong-ngomong, apa ada warga negara asing lain yang bekerja di situ?

Iya, ada orang Tiongkok dan Meksiko, sekarang ada 6 orang. Kami adalah warga negara asing pertama yang diperkerjakan sebagai attendant.

 

Mungkin nanti Anda akan bekerja dengan orang dari berbagai negara. Sepertinya pekerjaan akan jadi lebih mudah dengan tuntutan untuk mengerti keragaman budaya.
Anda tidak bekerja paruh waktu ketika masih menjadi pelajar, jadi gaji pertama Anda adalah gaji dari pekerjaan kali ini. Berapa biaya kehidupan di Jepang sekarang?

Sekarang saya tinggal di Tokyo, dan perusahaan membiayai setengah dari uang sewa rumah yaitu 40.000 yen. Biaya listrik, air, dan gas saya bayar sendiri. Biasanya saya memasak sendiri, tapi kalau dapat early shift saya akan beli makan siang di kantin kantor. Kalau dapat late shift, saya akan beli makan di convenience store dahulu baru pergi ke kantor. Selain biaya-biaya ini, saya juga sering makan dan bermain bersama teman yang kurang lebih menghabiskan 40.000 sampai 60.000 yen. Hm, saya catat semua di memo handphone, spertinya pengeluaran saya banyak sekali. Kenapa ya? (tawa).

 

Jangan hanya dicatat, tapi harus hati-hati agar uangnya jangan dibuang-buang (tawa). Anda sekarang tinggal di tempat bagus di Tokyo, saya jadi iri! Sangat tertolong perusahaan Anda menanggung setengah dari uang sewa. Mungkin pengeluaran Anda banyak, tapi ini uang dari hasil kerja Anda, mungkin tidak apa-apa sekali-kali refreshing? (tawa)
Anda sudah memiliki banyak pengalaman di jepang, dari menjadi pelajar sampai mulai bekerja. Tapi, bagaimana kesan Anda tentang Jepang sebelum Anda datang kemari?

Sewaktu saya masih mahasiswa di Indonesia, saya pernah ikut program pergi ke Jepang sebanyak 2 kali. Sebelum saya ikut program pertama kali, saya membayangkan Jepang itu negara bersih tanpa sampah, keretanya tidak pernah telat, dan transportasinya praktis serta aman. Saya membayangkan bahwa semua orang selalu taat pada peraturan.

 

Memang sepertinya banyak orang yang memiliki image seperti itu. Setelah Anda datang ke Jepang, apakah kesan ini berubah?

Saya rasa banyak hal yang sesuai dengan kesan pertama saya. Ada juga kesan-kesan baru yang saya rasakan setelah tinggal lama di Jepang. Misalnya saja ketika saya pergi ke salon, saya diantar sampai keluar toko ketika selesai. Penjaga toko mengucapkan “Terima Kasih” walau saya tidak membeli apa-apa. Saya merasa semua pelayanan di jepang sangatlah sopan.
Perihal waktu, banyak orang yang tepat waktu tapi ada juga orang yang selalu telat. Lalu, ketika lampu masih merah tetap ada pejalan kaki yang menyebrang. Saya langsung merasa orang Jepang itu juga manusia ya (tawa).

 

Memang benar ya (tawa)

Saya juga kaget dengan banyaknya orang mabuk di Jepang. Mereka sangat mabuk sampai susah jalan, bau alcohol juga…
Lalu fasilitas untuk orang cacat sangat lengkap. Pengguna kursi roda bisa jalan-jalan keluar sendiri, bahkan banyak fasilitas praktis untuk orang yang tidak bisa melihat. Lingkungan yang memperbolehkan mereka keluar dengan bebas ini pastinya dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.
Lalu, tentang pekerjaan. Saya tidak pernah bekerja di Indonesia, tapi kata teman saya banyak pegawai yang menonton youtube atau membuka instagram ketika jam kerja. Kalau di tempat kerja saya, handphone harus disimpan di loker dan hanya boleh dipergunakan ketika jam istirahat.

 

Begitu ya. Saya harap nantinya lingkungan untuk mereka akan lebih diperbaiki lagi, tapi mungkin tidak mudah karena memerlukan biaya yang besar. Sambil membangun lingkungannya, sangat penting untuk orang-orang yang ada di sekitar agar membangun rasa agar bisa memberi bantuan ketika diperlukan.
Tidak baik jika ada pelanggan melihat Anda bermain handphone ketika sedang bekerja (tawa). Hal ini sudah pasti untuk bisnis pelayanan dan jasa, tapi ada juga perusahaan IT yang melarang pekerjanya untuk membawa handphone ke dalam ruang kerja untuk menghindari bocornya informasi. Hal-hal seperti ini sangat ketat di Jepang dibandingkan di Indonesia.
Sepertinya kehidupan Anda di Jepang lancar-lancar saja, tapi apakah ada masalah yang pernah muncul?

Hmm, tidak terlalu ada masalah yang muncul, tapi saya pernah pindah rumah sebanyak 2 kali. Pada saat itu banyak sekali dokumen yang harus dibutuhkan. Bahasa Jepang untuk dokumen ini juga jarang saya gunakan, sehingga saya kesulitan mengerti isinya.

 

Kalau pindah kita harus melaporkan perubahan alamat kita dan banyak lagi step-step yang harus dilakukan, memang repot ya. Kalau ada masalah pada siapa Anda berkonsultasi?

Saya berkonsultasi dengan penjamin saya ketika saya bersekolah di Jepang. Karena penjamin ini saya diperbolehkan untuk belajar di luar negeri oleh orang tua saya. Orang ini sudah seperti keluarga bagi saya. Pasti orang tua saya akan khawatir jika tidak ada orang seperti penjamin ini di dekat saya.

 

Memang orang tua pasti khawatir jika anaknya tinggal di negara yang jauh sendirian. Orang tua Anda pasti tenang jika ada orang dikenal yang membantu Anda.

Perusahaan saya saat ini juga sangat membantu. Ketika saya konsultasi untuk tempat sholat, waktu masih masa training saya diperbolehkan untuk menggunakan ruangan yang tidak dipakai. Sekarang saya sholat di ruang ganti. Makanan saya juga disiapkan terpisah dengan yang lain. Sebentar lagi waktu puasa akan dimulai, jadi shift saya dipindah ke late shift yang beban pekerjaannya lebih ringan. Saya sangat berterima kasih kepada orang-orang di kantor yang mengkhawatirkan saya.

 

Perusahaan harus siap untuk memikirkan, apakah mereka bisa mendukung pekerja muslim termasuk di dalamnya pekerja dari Indonesia, untuk dapat terus memperkerjakan SDM yang baik. Saya rasa akan sulit bagi bisnis pelayanan dan jasa untuk mendukung pekerjanya karena para pekerja harus terus langsung bertemu dengan pelanggan, sedangkan membantu pekerja kantoran pastinya tidak terlalu sulit. Pada akhirnya perusahaan harus memutuskan apakah mereka harus mengubah semua kebiasaan mereka, atau menerima budaya asing yang berbeda dengan budaya mereka.
Dari cerita Anda, saya tahu Anda bekerja di perusahaan yang sangat baik.

Iya, saya sendiri merasa beruntung. Hubungan antar pegawai di perusahaan sekarang sangat bagus. Saya masih merasa khawatir dengan kemampuan bahasa Jepang saya, karena saya harus menggunakan bahasa sopan dalam pekerjaan saya. Saya juga tidak pernah belajar tentang hospitality, jadi saya tidak terlalu percaya diri.
Teman saya ada yang bekerja di perusahaan penerbangan atau juga bus guide. Dibandingakan mereka, saya masih jauh tertinggal. Tapi pekerjaan ini menjadi pelajaran bagi saya, dan saya sangat berterima kasih pada orang-orang yang bersedia membantu saya.
Lalu, orang kantor tidak pernah marah. Walau saya salah mereka hanya memberi peringatan, lalu menjelaskan dan mengajarkan agar saya bisa memperbaiki kesalahan saya. Saya tipe orang yang selalu kepikiran jika dimarahi, tapi ketika saya mulai panik orang-orang di sekitar akan membantu sehingga saya sangat tertolong. Hubungan senior dan junior juga sama seperti hubungan antar teman, sehingga saya sangat mudah bekerja di lingkungan ini.

 

Saya yang dengar saja sampai iri, jadi ingin kerja di sana juga (tawa)
Terakhir, mohon berikan satu dua patah kata untuk teman-teman yang ingin pergi dan bekerja di Jepang.

Sewaktu kelulusan saya dari Sekolah Bahasa Jepang semakin dekat, saya mencoba berjuang mencari pekerjaan sendiri, tanpa meminta bantuan dari sekolah. Saya berkonsultasi dengan penjamin dan sharemate saya. Saya juga mencari informasi lowongan kerja di internet, saya juga mencoba pergi ke event yang sebenarnya tidak terlalu menarik untuk saya, dan mencoba untuk langsung mendengar dan melihat pekerjaan yang ada.
Saya juga sempat mencari pekerjaan di perusahaan IT, yang mau mengajari saya dari awal walau saya tidak mengerti apapun. Tapi rasaya saya tidak cocok dengan pekerjaan yang mengharuskan saya duduk terus jadi saya berhenti (tawa). Lalu ada juga pekerjaan di penginapan Jepang. Walau bisa bekerja dengan level JLPT N3 saja, tempat kerjanya ada di pedesaan dengan upah rendah sedangkan banyak yang harus dilakukan. Memang sepertinya pekerjaan ini bagus untuk pengalaman, tapi akhirnya saya tidak memilihnya.
Untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan dan jasa, mungkin akan sulit mencari pekerjaan bagi orang yang menggunakan hijab. Tetapi, ada teman saya yang diperbolehkan memakai hijab dalam pekerjaannya yang berhubungan dengan design. Ngomong-ngomong, perusahaan teman saya itu menjual kimono.
Yang penting jangan menyerah, ketika ada masalah pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan orang lain. Walau ada hal yang tidak mengenakkan, walau ada yang berkata Anda tidak bisa melakukannya, kalau Anda sabar dan mencoba terus berjuang selama setengah tahun mungkin Anda akan bisa melakukannya. Tapi jika Anda memiliki pilihan lain, Anda mungkin tidak perlu bersabar. Akan sangat disayangkan kalau Anda terus cemas, stres, dan akhirnya pulang ke Indonesia. Semua hal pasti tidak berjalan dengan lancar. Kalau Anda tidak mencoba untuk berkonsultasi dengan orang lain, orang lain tidak akan tahu bahwa ternyata Anda memiliki masalah. Karena itu jangalah ragu untuk berkonsultasi dengan orang lain.

 

Benar, orang Jepang itu tidak sedingin yang teman-teman kira kok (tawa). Teman-teman akan menjalani kehidupan di negara lain, pasti akan ada masalah yang muncul. “すかSUKI” akan terus berjuang untuk membantu teman-teman dengan memberi informasi yang dapat membantu Anda mencapai tujuan di Jepang, serta memberikan support dengan kehidupan teman-teman di Jepang. Dari interview kali ini, saya tahu bahwa Anda telah memikirkan masa depan dengan baik dan memilih untuk berjalan di jalan ini. Sangat penting untuk mempersiapkan diri baik-baik sebelum teman-teman pergi ke Jepang. Saya tidak menyarankan untuk pergi ke Jepang hanya untuk coba-coba belajar bahasa Jepang di sana. Tapi, saya ingin teman-teman yang memang serius belajar untuk terus berjuang.
Terima kasih telah meluangkan waktu Anda hari ini!