Wawancara dengan Seorang Pekerja Wanita Indonesia di Jepang (bagian Akhir)

8 12月 2017, 7.24 am / By : Yasuyuki Miyashita

Nah, di artikel yang lalu saya sudah mendengar tentang cerita anda yang telah diterima kerja sampai akhirnya memutuskan untuk berhenti.
[Wawancara dengan Seorang Pekerja Wanita Indonesia di Jepang (bagian awal):
http://www.sukasuki.org/2017/11/wawancara-dengan-seorang-pekerja-wanita-indonesia-di-jepang-bagian-awal/

 
Kali ini saya ingin mendengar tentang lanjutannya.

Meskipun saya sudah menyampaikan bahwa saya ingin berhenti kerja, tapi karena sebelum itu jadwal shift sudah ditentukan, saya melanjutkan magang sampai akhir bulan Juni dan berencana untuk pulang ke Indonesia saat visa saya habis di bulan September.

 
Begitu ya. Dari Juni sampai September kan ada sisa 3 bulan, apakah kamu tidak ada rencana untuk segera pulang saja tanpa menunggu?

Sebenarnya saya ingin lanjut bekerja di Jepang andaikan menemukan pekerjaan yang ingin saya coba lakukan. Selama kurang lebih satu bulan saya membantu orang Indonesia yang datang ke Jepang untuk liburan menjadi tour guide mereka karena saya luang dan menginginkan pengalaman. Menyenangkan sekali karena selain bisa jalan-jalan ke berbagai tempat, saya juga ditraktir makanan enak (tertawa).
Karena setelah itu saya belum juga dapat pekerjaan, akhirnya saya berencana pulang ke Indonesia pada bulan September sesuai rencana awal. Tapi teman saya memberitahu bahwa ada lowongan pekerjaan yang terpasang di komunitas Indonesia di facebook.
Pekerjaannya adalah menjadi penulis.

 
Ditraktir adalah hak istimewa seorang tour guide ya (tertawa). Orang Indonesia banyak yang menemukan pekerjaan via temannya ya. Sekarang kan anda sudah bekerja, proses apa saja yang telah dilewati?

Pertama-tama, awalnya ada satu kali wawancara. Karena saya memiliki blog pribadi, saya memperlihatkannya saat itu. Sebab, saya kira mereka akan berpikir bahwa saya benar-benar bisa melakukan pekerjaan sebagai penulis apabila mereka melihat blog saya.

Setelah mengikuti wawancara, 2 hari kemudian saya mendapat kabar bahwa saya diterima kerja di perusahaan tersebut. Saya mulai bekerja pada tanggal 28.
Karena teman kerja saya semuanya baik, usianya pun tidak terpaut jauh, suasana kerjanya pun nyaman, saya jadi ingin bekerja disini sebagai penulis.

 
Karena memiliki blog pribadi anda bisa mendapat penilaian dari situ, perusahaan pun mungkin jadi mudah untuk mempertimbangkan ya.
Padahal anda menulis blog karena memang karena suka, hebat sekali karena bisa terhubungkan dengan pekerjaan!
Omong-omong, apakah ada orang asing lain yang bekerja selain HANAKO?

Ya. Yang lainnya berasal dari Taiwan, Filipina, India, dan Thailand yang bekerja part-time (paruh waktu).

 
Bagaimana dengan ketentuan kerjanya?

Kerjanya dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam dan tidak ada lembur (tertawa). Sabtu-minggu libur, selain itu juga ada bonus.

 
Ketentuan kerja impian ya (tertawa). Berbeda sekali dengan perusahaan sebelumnya.
Karena ketentuan kerja tiap perusahaan berbeda tergantung jenis pekerjaannya, kita tidak hanya bisa memperkirakan hanya dengan membaca surat kontrak atau mendengar cerita saat wawancara ya. Orang Jepang pun sulit untuk memperkirakannya. Anda sangat beruntung karena bisa masuk ke perusahaan yang lingkungannya bagus.

Meskipun awalnya saya berjuang datang ke Jepang karena ingin belajar memasak, sekarang saya bersyukur karena saya bisa bekerja di bidang yang berhubungan dengan terjemahan karena saya lulusan jurusan bahasa Jepang.

 
Secara konkrit, seperti apa pekerjaan yang anda lakukan?

Saya menerjemahkan 2-3 buah artikel ke dalam bahasa Indonesia dalam satu hari. Karena tiap artikel memiliki genre yang berbeda, saya bisa mendapat pembelajaran kalimat baru. Saya sudah menerjemahkan sekitar 20 artikel sejak masuk perusahaan.
Meskipun saya bisa menerjemahkan, sekarang perusahaan sedang mencari editor karena kekurangan orang yang bisa mengedit artikel.

Sudah bisa memanfaatkan hal yang dipelajari di Indonesia, ditambah bisa bekerja di lingkungan yang sangat cocok bagi orang yang suka menulis. Benar-benar ideal.
Berkat penderitaan yang telah dihadapi hingga akhirnya bisa bertemu dengan perusahaan yang sekarang, penderitaan yang telah dirasakan tadi rasanya terbayarkan ya.

Hidup di Jepang itu menyenangkan atau tidaknya tergantung orangnya. Kalian harus menentukan tujuanmu sejak awal. Ini adalah yang paling penting. Kalau bukan karena benar-benar suka dengan Jepang, saya pikir lebih baik tidak usah datang ke Jepang.
Karena pasti ada rasa sepi saat ada atau tidaknya teman di sekitar kita, jika tidak benar-benar menyukai Jepang ada kemungkinan hidup akan terasa menyakitkan.

Selain itu, karena budaya serta cara berpikir orang Indonesia dan Jepang pun berbeda, jika tidak cepat punya teman akan terasa menderita saat kesepian. Untuk menghindari itu lebih baik join di grup atau komunitas Indonesia. Jika ingin datang ke Jepang tentukanlah tujuanmu.

 
Saya pikir cerita HANAKO pasti akan berguna untuk orang-orang yang ingin ke Jepang.
Karena kerja di Jepang itu sibuk dan akan sering diperingatkan untuk hal kecil sekalipun, orang yang tidak memahami lingkungan kerja di Jepang mungkin akan ada yang berpikir ‘wah, padahal sudah jauh-jauh datang ke Jepang tapi saya malah gagal’. Supaya orang yang berpikir seperti itu tidak bertambah jumlahnya, mulai sekarang すかSUKI akan menyampaikan cerita dari orang-orang yang sudah berpengalaman di Jepang.
Selamat berjuang di Jepang ya. Terimakasih banyak untuk hari ini!

Related Post

Wawancara dengan Pekerja Indonesia di Jepang(2)

5 8月 2016, 7.38 am / By : Yasuyuki Miyashita

Taraf Pendidikan : Fakult…

CONTINUE READING

Wawancara dengan Mahasiswa Indonesia di Jepang(3)

4 8月 2016, 10.50 am / By : Yasuyuki Miyashita

Taraf Pendidikan : Univer…

CONTINUE READING

Leave your comment